Lewati ke konten
Semua layanan

Komposter untuk rumah tangga

Koboks

Kompos in the Box: komposter rumah tangga dengan metode Takakura untuk mengolah sisa dapur menjadi kompos secara efisien, higienis, dan minim bau. Cocok untuk rumah dengan lahan terbatas.

Koboks berupa keranjang hijau berlubang berisi kompos gelap, dengan kain penutup hitam terlipat di tepinya

Cara memakai Koboks

  1. 1

    Buka dan gali

    Buka tutup, kain penutup, dan bantalan sekam. Gali lubang di tengah media kompos sesuai banyaknya sampah.

  2. 2

    Masukkan dan kubur

    Masukkan sampah organik, lalu timbun dengan media di tepi lubang sampai tertutup.

  3. 3

    Tutup kembali

    Letakkan lagi bantalan sekam, kain penutup, dan tutup keranjang.

  4. 4

    Aduk sebelum mengisi lagi

    Keesokan harinya, aduk secukupnya agar sampah kemarin tercampur rata, lalu ulangi dari langkah pertama.

Pilih ukuran Koboks

Kompos in the Box. Metode Takakura, dikembangkan oleh Prof. Koji Takakura dari Jepang.

  • Unit Koboks 2–5 kg

    Koboks 2–5 kg

    hingga ±2 kg sampah organik per hari

    Rumah tangga kecil, kos, dan dapur dengan lahan terbatas.

  • Unit Koboks >10 kg

    Koboks >10 kg

    hingga 10 kg sampah organik per hari

    Keluarga besar, sekolah, kafe kecil, dan komunitas.

Cara memesan Koboks

  1. 1Pilih ukuran sesuai banyaknya sisa dapur per hari.
  2. 2Kirim pesan lewat WhatsApp +62 821-2388-2675 atau Instagram.
  3. 3Terima paket lengkap: kotak kompos, kompos starter, sekam, kain penutup, manual book, dan sekop taman.
Pesan Koboks via WhatsApp

atau DM Instagram @ngadaur

Sampah yang bisa diolah Koboks

Koboks dirancang terutama untuk sisa makanan dan bahan masak, yang rata-rata mencapai setengah dari sampah rumah tangga.

  • Sisa sayur, baik yang baru maupun yang sudah basi
  • Sisa nasi dan makanan basi
  • Sisa buah (kecuali kulit buah yang keras)
  • Kulit telur yang sudah dihancurkan
  • Sisa ikan dan daging, dalam jumlah sedikit
  • Daun dan sampah kebun

Bagaimana tahu Koboks bekerja dengan baik?

Tanda terpenting: volume sampah yang dimasukkan terus berkurang dan keranjang tidak cepat penuh. Kalau kompos di dalamnya terasa hangat, artinya proses berjalan sangat baik.

Perawatan

  • Cuci kain penutup seminggu sekali.
  • Kalau kompos terasa lembap dan hangat, tidak perlu perawatan apa pun.
  • Masukkan sampah segera setelah dihasilkan, jangan dibiarkan lama di luar keranjang.
  • Untuk membasahi, pakai air bekas cucian beras atau rebusan sayur. Hindari air PDAM yang mengandung kaporit.
Tutorial singkat memakai Koboks (20 detik).

Dari Manual Book Koboks

Kalau Koboks bermasalah

  • Kompos dingin karena terlalu banyak sampah sekaligus

    Tambahkan banyak sekam dan aduk dengan kompos di dalam. Jika beberapa hari kemudian masih dingin, tambahkan bekatul.

  • Koboks terlalu lama tidak diisi

    Tambahkan sampah dan sedikit air bila kering, lalu aduk. Jika kompos tidak menghangat dalam beberapa hari, tambahkan bekatul.

  • Kompos tinggal kurang dari ½ tinggi wadah

    Campurkan sekam hingga tingginya mendekati ⅔ wadah, tambahkan segenggam bekatul, lalu aduk rata.

  • Terlalu basah atau terlalu kering

    Terlalu basah: tambahkan sekam lalu aduk. Terlalu kering: tambahkan air lalu aduk.

  • Muncul belatung atau lalat

    Tambahkan sekam dan jaga media tetap panas. Bila perlu, jemur isi keranjang di bawah terik matahari. Belatung bisa diberikan ke ayam atau burung.

FAQ

Pertanyaan yang sering ditanyakan

  • Apa itu Koboks?

    Koboks (Kompos in the Box) adalah komposter rumah tangga buatan Ngadaur untuk mengolah sisa dapur menjadi kompos. Metode Takakura, dikembangkan oleh Prof. Koji Takakura dari Jepang.

  • Sampah apa saja yang bisa dimasukkan ke Koboks?

    Sisa sayur, baik yang baru maupun yang sudah basi; Sisa nasi dan makanan basi; Sisa buah (kecuali kulit buah yang keras); Kulit telur yang sudah dihancurkan; Sisa ikan dan daging, dalam jumlah sedikit; Daun dan sampah kebun.

  • Berapa banyak sampah yang bisa diolah Koboks per hari?

    Koboks 2–5 kg: hingga ±2 kg sampah organik per hari. Koboks >10 kg: hingga 10 kg sampah organik per hari. Memasukkan terlalu banyak sekaligus membuat kompos dingin dan lambat terurai.

  • Apa saja isi paket Koboks?

    Paket Koboks berisi kotak kompos, kompos starter, sekam (bantalan), kain penutup, manual book, sekop taman.

  • Bagaimana tahu Koboks bekerja dengan baik?

    Tanda terpenting: volume sampah yang dimasukkan terus berkurang dan keranjang tidak cepat penuh. Kalau kompos di dalamnya terasa hangat, artinya proses berjalan sangat baik.

  • Bagaimana cara membeli Koboks?

    Pesan lewat WhatsApp +62 821-2388-2675 atau Instagram @ngadaur. Koboks juga dijual di pasar produk Mobil Bumi saat event.

Konsultasi gratis untuk sampah organik usaha Anda

Ceritakan jenis usaha dan perkiraan sisa dapur per hari. Kami bantu hitung jadwal penjemputan yang pas.